Minggu, 31 Juli 2016

Sambas juga mempunyai bangunan-bangunan sejarah dan kini juga menjadi objek wisata yang tak kalah indah lho! jom kita ungkap.

  Sambas tidak hanya memiliki panorama alam yang indah, tetapi kabupaten yang terletak di profinsi Kalimantan Barat tersebut juga memiliki sejarah yang besar dalam usahanya dulu untuk mengusir pemberontakan yang dilakukan belanda dan para kolonel jepang. berikut ini peninggalan sejarah dan kedinastian kesultanan sambas yang kini menjadi objek wisata daerah tersebut.

 

1. Keraton Kesultanan Sambas - Kecamatan Sambas

Siapa tak mengenal Keraton Kesultanan Sambas ? Kompleks Keraton Sambas yang terletak di Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, ini menjadi saksi kejayaan kesultanan Islam di Binua Sambas. Tempat wisata sejarah ini disebut juga Istana Alwatzhikoebillah Sambas terletak di daerah pertemuan 3 (tiga) sungai yaitu Sungai Subah, Sungai Sambas Kecil, dan Sungai Teberau, pada sebuah tempat yang oleh penduduk setempat di sebut Muare Ullakan.

Hal menarik lainnya dari Keraton Sambas adalah memiliki arsitekstur bergaya Eropa dan Cina, dan keraton ini merupakan rumah panggung dengan ketinggian 50 cm dari permukaan tanah. Kompleks Keraton Sambas memiliki luas 16.781 m2 dan menghadap ke barat, sehingga di sore hari lokasi Keraton Sambas menjadi tempat favorit untuk melihat sunset.

Sebelum memasuki keraton harus melalui tangga dan di depannya terdapat teras. Keraton terbagi atas tiga bangunan dari utara ke selatan dan dihubungkan oleh gang yang beratap (seperti koridor). Bangunan induk terdapat di tengah terdiri dari tujuh ruangan yaitu balairung di bagian depan, kamar tidur putra-putri sultan (sebelah kiri), ruang keluarga (sebelah kiri), ruang makan, ruang menjahit.Bangunan utara (kanan) memiliki lima yaitu tamu/istirahat, tiga ruang tamu, garasi terdapat di belakang. Antara bangunan selatan dan bangunan induk terdapat ruangan kosong berukuran 5 x 20 m. Atap keraton Sambas terbuat dari sirap kayu ulin. Hiasan di atas bangunan induk berupa pahatan dua ekor burung dan di tengahnya terdapat hiasan geometris.



2. Masjid Jami' Keraton Sambas -  Kecamatan Sambas

Masjid Jami Keraton Sambas adalah masjid yang berada di komplek keraton Kesultanan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Masjid yang resminya bernama Masjid Sultan Muhammad Syafi'oeddin II ini tercatat sebagai masjid tertua di Kalimantan Barat.

Masjid Jami Keraton Sambas ini awalnya merupakan rumah sultan yang kemudian dijadikan langgar (musholla). Dibangun oleh Sultan Umar Aqomuddin yang memerintah Negeri Sambas pada tahun 1702-1727 Masehi,kemudian masjid kecil itu direnovasi oleh putranya, Sultan Muhammad Saifuddin dan dikembangkan menjadi masjid jami dan diresmikan pada tanggal 10 Oktober 1885 M.

Pada Bagian luar atas migrab mesjid tergantung sebuah papan tertulis ayat suci Al-Qur'an yang berbunyi " Innama yagmuru masajidillahu man ammana billah wal yaumil akhir". "Hanya orang-orang yang memakmurkan mesjid Allah adalah orang-orang yang beriman dengan Allah dan hari akhir yang akhir".


3. Makam Keramat Bantilan - Kecamatan Sajad

Makam Keramat Bantilan terletak di tepi Sungai Kuayan Kecamatan Sajad. Makam tersebuat sudah lama di rawat oleh warga setempat. Makan tersebut di beri nama bantilan sehingga orang menyebutnya dengan keramat bantilan. Menurut warga belum ada sesorang yang tau makam siapa dari 10 makam tersebut.

Keunikan dari makam keramat bantilan yaitu sebuah pasu atau timpayan kecil warna kuning itu airnya yang tidak pernah habis walaupun sering di gunakan untuk cuci muka serta bagi penziarah untuk menyiram makam tersebut sejak zaman Kerajaan Sambas.


4. Taman Makam Pahlawan (TMP) Sambas - Kecamatan Sambas

Taman Makam Pahlawan Sambas atau sering disingkat TMP Sambas adalah nama sebuah lokasi pemakaman yang berlokasi di wilayah Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, dan dikhususkan bagi mereka yang telah berjasa kepada negara kesatuan Republik Indonesia, termasuk para pahlawan nasional, anggota militer, dan pejabat tinggi negara.

Taman Makam Pahlawan Sambas diklaim merupakan TMP termegah di Kalimantan Barat, pembangunan TMP Sambas menelan biaya sebesar IDR 474.258.000. Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) memang dikerjakan secara maksimal oleh kontraktor dan diawasi langsung oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Sambas.

Dengan keberadaan TMP Sambas menambah destinasi atau tujuan wisata sejarah Kota Sambas dan pengerjaan bangunan ini tentunya tak lepas dari kesungguhan perusahaan yang menangani, dan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas.


5.Vihara Bumi Raya - Kecamatan Pemangkat

Vihara Bumi Raya Pemangkat menjadikan Tai Pak Kung sebagai ikon wisata rohani sekaligus wisata sejarah yang dimiliki oleh Kecamatan Pemangkat. Klenteng Tai Pak Kung atau Vihara Tridharma Bumi Raya Pemangkat merupakan klenteng tertua di Kabupaten Sambas. Tak heran apabila klenteng ini dijadikan salah satu destinasi wisata sejarah dan wisata rohani oleh masyarakat Kabupaten Sambas maupun orang di luar Kabupaten Sambas.

Lokasi yang berada dibawah lereng Gunung Gajah Pemangkat. Membuat umat yang beribadah atau pengunjung yang berwisata dimanjakan oleh angin yang segar serta ruang santai yang tersedia cukup membuang penat pengunjung. Belum lagi salah satu vihara ada yang berada ditengah gunung. Sehingga para pengunjung bisa menikmati pemandangan kota Pemangkat dari ketinggian. Serta pemandangan laut dan pantai Sinam dengan puas.

Kemudian vihara ini juga telah menyiapkan WC umum yang dapat dipakai umat maupun pengunjung. Setiap harinya banyak warga baik tionghoa atau masyarakat setempat datang ke Tai Pak Kung. Hanya sekedar menghabiskan waktu sore di lereng gunung. Atau mencicipi udara segar di pagi hari. Sehingga Tai Pak Kung tak pernah sepi dari kunjungan warga

6. Makam Obos - Kecamatan Pemangkat

Ada satu tempat yang sampai saat ini masih ada keberadaannya yakni Makam Jendral Belanda Van Den Bosch di atas Bukit Tanjung Batu Pemangkat. Masyarakat pribumi mengenalnya dengan nama “Obos”, dan di makamnya terdapat tulisan !0/10 th.1850.

Sosok Van Den Bosch atau Obos diceritakan oleh masyarakat setempat sebagai tentara Belanda yang bengis dan memiliki ilmu “rawa rontek” atau ilmu kebal, untuk membunuhnya harus memisahkan tubuhnya tanpa setitik darah jatuh ke tanah dan bagian tubuhnya harus dikubur didaratan yang terpisah oleh laut. Selain Tanjung batu bagian tubuh lainya ada di Gunung Kalangbau.


7. Monumen Ketupat Berdarah - Kecamatan Jawai

Monumen Ketupat Berdarah berlokasi di Desa Setia Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Mungkin masyarakat umum tidak sedikit yang mengetahui akan keberadaan monumen sejarah ini, berdirinya monumen ini untuk mengenang konflik yang melibatkan 3 (etnis) besar di Sambas dikala itu yakni etnis Mad*ra dengan etnis Melayu Sambas dan Dayak yang terjadi pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri pada tahun 1999.

8. Keramat Bujang Nadi dan Dare Nandung - Kecamatan Sebawi

Kisah Bujang Nadi dan Dare Nandung sangat melegenda di Kabupaten Sambas. Bujang Nadi dan Dare Nandung ini adalah dua beradik, mereka diceritakan mati dikubur hidup-hidup oleh ayahnya sendiri (Tan Unggal) karena dituduh melakukan percintaan sesama saudara, padahal semua itu hanyalah fitnah belaka.

Makam Dara Nandung dan Bujang Nadi ini masih menyimpan mistis yang tidak terpecahkan secara akal. Konon, menurut orang-orang terdahulu, keduan insan ini dikubur hidup-hidup dengan peti besi yang terbuat dari emas bertemankan seekor ayam jago dan alat tenun punya si Dara Nandung.

Menurut penduduk setempat, bahwa makam Dara Nandung dan Bujang Nadi pernah ingin digali untuk mengambil emasnya dengan bantuan orang luar negeri, akan tetapi keadaan alam dengan cepat berubah, langit menjadi gelap, angin berhembus dengan kencang, kemudian haripun hujan dengan deras. 


9. Gereja Katolik Kristus Raja Sambas - Kecamatan Sambas

Adalah salah satu Gereja Katolik. Terletak di Desa Durian Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat di bawah naungan Keuskupan Agung Pontianak khususnya tergabung dalam wilayah dekenat Singkawang.

Tidak sulit mencari Gereja ini. Gereja ini berada dekat Rumah Sakit Santa Elizabeth. Berlokasi di Jalan Gusti Hamzah Sambas yang notebane-nya adalah jalan provinsi, jadi berada di pinggir jalan raya provinsi. Gereja Katolik Kristus Raja Sambas merupakan Gereja Tua di Kota Sambas.

*Gambar diatas merupakan foto bentuk fisik Gereja bangunan lama, dewasa ini sudah di rekontruksi, karena keterbatasan penulis, photo terbaru segera menyusul.

10. Museum Negeri Perjuangan Sambas - Kecamatan Sambas

Museum Negeri Perjuangan Sambas merupakan salah satu objek wisata daerah Sambas yang terletak di Jalan Ahmad Sood Dusun Tumok, Desa Tumok Manggis, Kecamatan Sambas. Ia dulunya merupakan rumah salah satu pejuang Sambas yang bernama H. Sidarj Sood atau yang lebih dikenal dengan Tok Kaye. Pendirian Museum Negeri Perjuangan Sambas berkat adanya gagasan dari tokoh masyarakat yang sadar budaya dan tokoh-tokoh budaya Sambas yang tergabung dalam Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya Dan Pariwisata (disporabudpar).

Sesuai dengan namanya, Museum Negeri Perjuangan Sambas merupakan sebuah museum yang mengoleksi benda-benda yang pernah digunakan oleh masyarakat Sambas dalam memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia khususnya didaerah Sambas. Benda-benda yang dipergunakan merupakan benda-benda yang masih sangat sederhana diantaranya beberapa jenis tombak, pedang, dan keris. 

Jangan ngaku orang sambas kalau belum pernah main ke tempat ini :D

 
 SAMBAS, Ya.. Daerah ini banyak orang kurang mengetahuinya lantaranletaknya diufuk utara dekat semenanjung Malaysia. tapi taukah anda daerah ini memiliki keindahan alam yang tak kalah indah dengan daerah istimewa lainnya di Indonesia. Berikut saya (Majid Arsat) akan memeperkan 10 tempat terindah yang menjadi kebanggaan biak atau orang sambas.
1. Pantai Temajuk - Kecamatan Paloh
Kawasan Pantai Temajuk adalah destinasi nomor 1 yang wajib Anda kunjungi sebelum memutuskan untuk berlibur ke luar Sambas. Mengapa demikian? Pantai Temajuk yang terletak di utara Kalimantan Barat adalah sepotong surga yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia.

10 Tempat Wisata Alam di Sambas yang Wajib Dikunjungi
Kawasan Tanjung Datuk yang berada di garis pantai Desa Temajuk - Kecamatan Paloh

Temajuk sendiri merupakan akronim yang diberikan oleh masyarakat setempat berasal dari kata TEmpat MAsuk JalUr Komunis, hal ini juga berkaitan dengan pembentukan Negara komunis di bumi Kalimantan ini. Tepatnya daerah Sarawak, Sambas, hingga ke daerah lainnya.
Pantai Temajuk memiliki hamparan pasir putih seluas 60 km. Tak jarang penyu-penyu berkunjung ke pesisir pantai untuk bertelur. Bagi anda mempunyai hobi berselancara, dalam bulan-bulan tertentu di Pantai Temajuk memiliki gelombang besar, sehingga memungkinkan anda untuk berselancar. Pada bulan oktober-februari gelombang di Pantai Temajuk mencapai 2 meter.

10 Tempat Wisata Alam di Sambas yang Wajib Dikunjungi
Kecamatan Paloh, satu-satunya kecamatan yang banyak terdapat spesies langka seperti PENYU

2. Riam Berasap - Kecamatan Sajingan Besar
Air Terjun Riam Berasap terletak di Desa Kaliau Kecamatan Sajingan Besar, dekat dengan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia kurang lebih 10 kilometer dari titik nol perbatasan dari Malaysia, sedangkan jarak dari Kabupaten Sambas kurang lebih 80 kilometer untuk sampai ke lokasi Air Terjun Berasap, tidak heran lagi warga Malaysia juga sering berkunjung di daerah ini.

Riam Berasap - Sajingan Besar
Riam Berasap - Sajingan Besar

Sebagian masyarakat Sambas, ada yang menyebutnya dengan Riam Merasap, hal ini sedikit membingungkan karena di tempat lain sekitar 15 km dari Sajingan Besar terdapat sebuah riam yang bernama Riam Merasap dan secara administratif berada di wilayah Kabupaten Bengkayang.
Selain memiliki potensi air terjun Riam Berasap, Kecamatan Sajingan juga memiliki objek wisata Air Terjun Riam Naik Kubik dengan ketinggian 8 m, Jarak tempuh dari Kecamatan sajingan 15 km, Air Terjun Riam Pencarek ketinggian 80 m dengan jarak tempuh 17 km dan Air Terjun Riam Cagat berketinggian 100 M dengan jarak tempuh 9 km dengan berjalan kaki menyisir hutan yang masih alami. Selain air terjun, Kecamatan Sajingan juga memiliki Goa Alam Santok.

3. Danau Sebedang - Kecamatan Sebawi
Danau Sebedang ,salah satu tempat tujuan wisata yang terletak didesa Sebedang Kecamatan Sebawi kira-kira 12 km dari ibukota Kab Sambas. Danau Sebedang yang cukup luas dikelilingi oleh pegunungan dan bukit memberikan pesona pemandangan alam yang menarik.

Danau Sebedang dikala senja
Danau Sebedang dikala senja

Di Sisi Kanan Danau Sebedang terdapat Hutan Lindung Gunung Majau yang dulunya hutan belian. Kita juga bisa melakukan jungle tracking menuju puncak Bukit Amor di sebelah selatan danau dan menikmati pemandangan yang indah dari ketinggiannya. Selain itu terdapat sebuah pulau di tengah Danau Sebedang ini yang dinamakan Pulau Panjang.
Terdapat banyak pedagang sekitar Danau Sebedang yang menjual makanan dan minuman untuk anda bersantai bersama keluarga sambil menikmati indahnya alam. Anda juga bisa menyewa perahu kecil bagi anda yang ingin sekali berpetualang mengelilingi danau, karena di Danau Sebedang terdapat tempat penyewaan perahu.

4. Taman Wisata Alam Gunung Melintang - Kecamatan Paloh
Gunung Melintang terletak di Kecamatan Paloh dan sebagian kecil di Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas. Keadaan topografi secara umum adalah agak curam sampai dengan sangat curam berupa pegunungan dengan kelerengan 15% - 45%, ketinggian tempat antara 25 sampai dengan 340 meter dari permukaan laut (dpl).

Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Melintang

Gunung Melintang ditunjuk dan ditetapkan berdasarkan RTRWP Kalimantan Barat Tahun 1995 (Zonasi kawasan sebagai Taman Wisata Alam seluas 17.640 ha),SK Menhutbun RI No. 259/Kpts-II/2000 Tanggal 23 Agustus 2000 (Penunjukan sebagai Taman Wisata Alam seluas 17.640 ha), dilanjutkan dengan Penetapan melalui SK Menteri Kehutanan Nomor : 107/Menhut-II/2013 tanggal 12 Februari 2013 dengan luas 21.172 Ha.

Taman Wisata Alam Gunung Melintang - Kecamatan Paloh

Gunung Melintang tepatnya di Dusun Setinggak, Desa Sebubus, Kec. Paloh, Kab. Sambas, terdapat pemukiman penduduk yang sudah sejak lama dan jauh sebelum penunjukan batas tepatnya di Desa Sui. Bening dengan jumlah penduduk ±120 KK

5. Pantai Bukit Raya Putri Serayi - Kecamatan Jawai Selatan
Keunikan pantai ini adalah terdapat hamparan batu dengan latar belakang sebuah bukit yang bernama Bukit Raya dan hamparan pasir putih sepanjang 3 km serta menghadap ke arah Laut Natuna. Tidak hanya memiliki pantai dan deburan ombak saja, pantai putri Serayi juga memiliki banyak pohon kelapa yang rindang keindahan pemandangan tepi pantai dan hamparan air laut yang luas akan memanjakan anda saat berada di sana.

Pantai Bukit Raya Putri Serayi - Kecamatan Jawai Selatan

Pantai Bukit Raya Putri Serayi - Kecamatan Jawai Selatan
Pantai Bukit Raya Putri Serayi - Kecamatan Jawai Selatan

Jarak dari pusat kota ke lokasi wisata ini kurang lebih 2 km dari ibukota Kecamatan Jawai Selatan. Sedangkan dari Ibukota Kabupaten Sambas 40 kilometer, Kota Singkawang 35 kilometer. Dari ibukota Kabupaten Sambas sampai Ibukota Kecamatan Jawai Selatan jalan beraspal. Sementara dari ibukota Kecamatan Jawai Selatan (Kota Matang Suri) ke obyek wisata berjarak 5 (lima) km kondisi saat ini, terdiri dari jalan susun batu (telpot) dan sekitar 2 km jalan tanah pasir.

6. Goa Alam Santok - Kecamatan Sajingan Besar
Terletak kurang lebih dari Kab. Sambas di Kecamatan Sajingan Besar. Terdapat Patung Bunda Maria yang dulunya digunakan untuk tempat meditasi dan sembahyang. Tempat tersebut masih dianggap tempat yang sacral (suci) oleh masyarakat local di samping pemandangannya indah da menarik. 

Goa Alam Santok - Kecamatan Sajingan Besar

Wisata ini Terletak ± 85 Km dari pusat Kota Sambas, goa alam Santok berada di Kecamatan Sajingan Besar. Untuk sampai ke tempat tujuan kita menempuh waktu perjalanan lamanya sekitar 3 jam,. Di dalam waktu perjalanan kita bisa menikmati pemandangan yang indah, dan melihat kehidupan sehari-hari masyarakat Sajingan Besar.
Di dalam goa alam santok ini terdapat Patung Bunda Maria yang dulunya digunakan untuk tempat meditasi dan sembahyang masih dianggap tempat yang sacral (suci) oleh masyarakat local disamping pemandangannya indah dan menarik goa alam santok ini memilik beberapa keindahan lainnya bisa di rasakan oleh pengunjung sendiri.

7. Pulau Selimpai - Kecamatan Paloh
Salah satu tempat eksotis yang wajib dikunjungi adalah Pulau Selimpai. Letaknya berada di Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Pulau Selimpai memiliki keindahan pantai yang alami dengan luas 200ha. Pulau Selimpai terpisah dengan daratan Kabupaten Sambas. Sisi selatan hingga ke bagian barat berbatasan dengan laut Natuna, sedangkan sisi utara membentang ke timur di kelilingi Sungai Merabau. Dari demografinya, Pulau Selimpai menyuguhkan aneka pemandangan yang berbeda, hutan pinus, pantai, laut dan sungai. 

Pulau Selimpai - Kecamatan PalohPulau Selimpai - Kecamatan Paloh

Tempat yang satu ini sangat sayang untuk dilewatkan jika Anda sedang berkunjung ke Sambas, Kalimantan Barat. Tidaklah berlebihan jika pantai di Pulau Selimpai merupakan pantai eksotis yang dimiliki oleh Kalimantan Barat. Bentuk pantai yang unik berupa tanjung memanjang serta memiliki vegetasi dan fauna yang jarang ditemukan di pantai lain di Kalimantan Barat.
Pulau Selimpai dapat ditempuh melalui jalan darat menggunakan roda dua maupun roda empat. Akses jalan beragam, dari jalan aspal hinggal jalan tanah berpasir. Jarak tempuh sekitar 7km dari Kecamatan Paloh, 80km dari pusat ibukota Kabupaten Sambas. Fasilitas yang ada di pulau ini antaranya sumber air bersih, kamar mandi/MCK, gazebo, warung makan, dan penginapan sederhana.

8. Gunung Selindung - Kecamatan Salatiga
Gunung Selindung (dalam bahasa dayak: Sarinokng) merupakan gunung yang terletak di Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas. Gunung ini menyimpan kekayaan alam berlimpah baik flora maupun fauna yang hidup disana. Pohon-pohon terhampar luas dan masih asri, udara yang segar dan sejuk, suara gemerecik air yang dapat menenangkan hati, kicauan burung-burung, dan lain-lain masih dapat dirasakan di tempat tersebut. Tidak salah jika gunung Selindung dijadikan sebagai objek wisata alam dan bumi perkemahan bagi anak Pramuka. 

Air Terjun Gunung Selindung

Hal yang paling menarik dari Gunung Selindung adalah Air Terjun Gunung Selindung. Objek ini terletak di Dusun Air Terjun, Desa Parit Baru berjarak kira- kira ±4km Kecamatan Salatiga ± 44 km dari ibukota kabupaten Sambas. Air terjun yang mengalir deras dan jernih ini merupakan tujuan utama masyarakat terutama remaja yang ingin mengisi liburan atau refreshing. Air yang jernih dan sejuk menjadi daya tarik air terjun Selindung. Batu-batu besar di bawah air terjun menjadi tempat bermain para pengunjung. Apabila datang ke tempat tersebut, tidak sah rasanya kalau tidak mandi di bawah air terjun tersebut.
Tempat ini juga sangat diminati oleh para pecinta olahraga mendaki gunung karena medannya cukup terjal dan tinggi. Di puncak gunung terdapat sebuah baru berukuran besar yang disebut oleh masyarakat setempat sebagai “Batu Kawah”. Konon tempat ini merupakan pos penjagaan pada zaman penjajahan Belanda yang dikenal dengan Titik Basis A. Dari pos ini pengunjung dapat menyaksikan desa-desa disekitar gunung bahkan kota Pemangkat masih dapat dilihat dari tempat tersebut.

9. Tanjung Batu - Kecamatan Pemangkat
Pantai Tanjung Batu merupakan pantai berbentuk tanjung bentukan alam yang terdiri dari bukit yang berbatu menjorok ke laut dengan ketinggian kurang lebih 80 meter.pantai tanjung Batu terletak sekitar 47 km dari pusat Ibukota Kabupaten Sambas.

Tanjung Batu - Kecamatan Pemangkat

Di kaki bukit ini banyak terdapat batu – batu yang menghampar ke laut yang dapat di lihat apabila air laut dalam keadaan surut. Obyek wisata alam Pantai Tanjung Batu dilengkapi dengan gunung yang berfungsi sebagai benteng alam, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam dari atas gunung keberbagai arah pandangan.
Selain panorama alam yang indah, obyek wisata ini juga relatif dekat dengan pusat perbelanjaan Kota Pemangkat. Tugu kekejaman fasisme Jepang dengan jumlah korban sebanyak 47 orang. Korban di kak Gunung Tanjung Batu Meriam Tembak peninggalan jaman Belanda terletak di kaki Gunung Tanjung Batu sebanyak 2 buah. Meriam ini berusia lebih dari satu setenggah abad (tahun 1850). Makam Jendral Belanda Van Den Boch (1850). Berupa tugu di puncak Gunung Tanjung Batu.

10. Kebun Raya Sambas - Kecamatan Subah
Salah satu calon kebun raya Indonesia yang terdapat di Desa Sabung Kecamatan Subah Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Dirancang menjadi pusat konservasi dan pengembangan tumbuhan riparian dataran rendah. Ada 300 hektar lahan yang akan ditanam dengan bibit sebanyak 500 jenis pohon. Dengan adanya Kebun Raya Sambas, kita berharap selain hutan Sambas dapat terlindungi juga memberikan hal yang positif untuk kehidupan flora dan fauna Sambas

Kebun Raya Sambas - Kecamatan Subah

Kebun Raya ini adalah kawasan konservasi Tumbuhan yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasian dan ditata berdasar pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersbut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan, ungkapnya.Potensi Sambas cukup besar terutama kebun sawit, kekayaan flora di Sambas begitu tinggi. Hutan akan mengalami ancaman, maka kita selamatkan potensi jenis-jenis asli pohon, dari kepunahan yang akan merugikan kita.
Rencananya jalan akses menuju Kebun Raya Sambas baik melalui jalan darat sepanjang 12,745 km atau melalui air sepanjang 38,990 km. Pengelolaan sampah secara mandiri juga merupakan hasil dari rencana pengembangan infrastruktur di Kebun Raya Sambas. Begitu pula rencana pengelolaan air bersih dengan sumber air sungai yang ada di dalam Kebun Raya Sambas. Sistem hydrant yang terencana dengan baik juga merupakan pengembangan dari rencana infrastruktur yang ada untuk mengantisipasi kebakaran hutan yang rentan melanda kawasan Kebun Raya Sambas.

Keistimewaan orang Jawa By Majid Arsat ^^

Ada beberapa sifat kelebihan yang dimiliki orang Jawa sehingga banyak yang sukses di berbagai bidang. Ini ulasan inpoinsaja, ada 8 sifat orang Jawa yang menjadi kelebihan.. 

1. Senang Merantau

Orang Jawa senang merantau, sifat yang juga dimiliki orang Padang atau Bugis. Orang Jawa tak khawatir jika harus hidup di kampung orang dan lama tidak kembali ke kampungnya. Yang penting sukses.


2. Cepat Beradaptasi

Kelebihan kedua adalah orang Jawa cepat beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal baru. Tidak mudah ada keinginan untuk pulang kampung sebelum cita-cita tercapai.


3. Ulet dan Pekerja Keras

Orangnya Jawa terkenal dengan sifatnya yang ulet dan pekerja keras. Karena dua sifat ini pula, orang Jawa lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

4. Nrimo Alias Tidak Memilih-milih Pekerjaan


Jadi apapun orang Jawa siap. Dari Presiden hingga office boy banyak diisi orang Jawa. Di industri atau pabrik,
orang Jawa mendominasi. Di proyek-proyek seperti pembangun perumahan atau jalan juga banyak diisi oleh orang Jawa. tukang makanan apalagi. yang mangkal maupun yang muter-muter komplek.

5. Tidak Pernah Mengeluh dan Tidak Suka Memberontak

Ini juga sikap yang disukai oleh para majikan yang mengerjakan mereka. Para perantau dari Jawa ini jarang mengeluh akan pekerjaannya. Jarang protes apalagi memberontak. Kadang dibayar murah atau gaji ditunda berbulan-bulan masih sabar.  Tapi semua itu ada batasnya jangan sampai mereka terlalu ditindas atau dizolimi. Semut saja jika terpijak akan menggigit.



6. Ramah, Sopan dan Mudah Hidup Berdampingan dengan Siapapun

Pendatang atau perantau dari Jawa jarang yang bermasalah dengan penduduk setempat. Mereka bisa hidup berdampingan dengan damai. Sikap ramah dan sopan santun orang Jawa pantas diacungi jempol. Kebetulan admin inpoinsaja bukan orang Jawa, namun sering berhubungan dengan orang Jawa..hehe...

7. Tidak Ada Gank Orang Jawa

Jika di Jakarta ada Gank Ambon, Gank Papua, Timor, Gank Borneo, Gank Bugis dan yang lainnya yang sering ribut atau berebut lahan parkir. Ternyata untuk hal yang satu ini sulit ditemukan orang Jawa yang membentuk gank atau lembaga swadaya masyarakat berbaju premanisme.

8. Selalu guyub dan akur dengan sesama perantau

Sesama perantau mereka sangat guyub alias akur. Bahkan mereka mengikrarkan diri menjadi saudara walau tak satu ayah dan ibu. Kadang jika mereka merantau dalam perjalanan yang sama dalam satu kapal, maka mereka mengikat tali persaudaran "sekapal". Dalam pekerjaan dan juga usaha mereka juga jarang terjadi saling iri atau saling menjegal bisnis dan usaha sesama perantau.


9. Hemat dan gemar menabung

Sebelum sukses, orang Jawa pantang untuk hidup poya-poya. Biasanya mereka pintar mengatur keuangan, baik laki-laki maupun perempuan. Makan dengan lauk seadanya, tinggal di rumah kontrakan seadanya juga berpenampilan seadanya. Mereka juga biasa menyisihkan uang sebagai cadangan jika terjadi sesuatu. 


10. Sungkan

Jika ada masalah, orang Jawa pintar menyembunyikannya. Tidak frontal seperti orang Sumatera atau Timur yang apa adanya. Misalnya di tempat kerja ada masalah dengan orang lain, orang Jawa tidak langsung menanggapi. Tetapi menyimpannya dalam hati dan mencari jalan agar selesai dengan sendirinya. Dalam kata lain, orang Jawa tidak terlalu suka konflik terbuka. Lebih memilih perang gerilya..Apa lagi ya kelebihan orang Jawa ??
 
Silakan menambahkan...Bagikan ini agar orang Jawa makin terkenal dan menjadi pelajaran bagi suku lainnya ^_^